Thursday, 27 February 2014
Sunday, 23 February 2014
Saturday, 8 February 2014
Sebuah Senyum
Kulangkahkan kaki melewati pintu masuk
supermarket yang berada tak jauh dari rumah. Kudekati konter penitipan barang,
hendak menitipkan tas yang kubawa. Tak ada petugas disana. Kuedarkan pandangan,
mencari pramuniaga yang sedang lengang. Pramuniaga yang bertugas di kasir
terdekat sedang sibuk melayani pelanggan. Sepertinya aku harus menunggu.
Seorang pramuniaga yang sedang menata
barang di lemari pendingin yang letaknya tak jauh dari konter penitipan barang
menyadari kehadiranku. Ia menghentikan pekerjaannya dan menghampiri konter
penitipan barang. Aku memperhatikan tumpukan barang yang sedang ia tata, masih
banyak, sepertinya ia baru saja mulai menata barang. Aku menyerahkan tasku pada
pramuniaga itu. ia menerima tasku dan memasukkannya ke loker yang kosong.
Subscribe to:
Comments (Atom)

