Sunday, 1 February 2015

Between Us #part 1

Ruka baru saja menyelesaikan perkataannya ketika ia melihat mata Eri mulai berkaca-kaca. Air mata pun mulai meleleh melewati pipinya, bibir mungilnya bergetar. Rasa bersalah mulai menyelusup di hati Ruka yang sedang dilanda amarah.

“Kau terlalu keras padanya!” sembur Minoru.

Ruka langsung melirik kesal pada Minoru. Rasa bersalah yang tadi mulai timbul langsung terlibas oleh amarah yang kembali merajai hati Ruka. Beberapa siswa yang masih berada di kelas menggumamkan persetujuan mereka dengan perkataan Minoru.

“Ada apa ini?”