Friday, 26 December 2014

Waltz in Dream #part 7

Seluruh murid yang mengikuti pesta dansa akhir tahun sudah berkumpul di aula utama. Aula utama yang digunakan untuk pesta dansa akhir tahun ini lebih luas dari aula yang dipakai untuk latihan dansa. Langit-langitnya tinggi dengan kandil megah yang dihiasi kristal tergantung tepat di tengah ruangan. Pilar-pilarnya berwarna putih dengan ornamen emas. Lantainya dari pualam berwarna putih dengan sedikit corak berwarna merah jambu.

Di lantai dasar, sekelompok pemain orkestra sedang bersiap di atas sebuah panggung rendah, terletak di salah satu sisi aula yang berhadapan dengan pintu utama. Para siswa yang mengikuti pesta dansa menunggu di bagian sisi aula lantai dasar, sementara para siswi menunggu di balkon lantai dua. Dari atas, aku dapat melihat Nathi sedang berbincang dengan teman-temannya. Kemudian ia menoleh ke arah balkon dan memandang berkeliling sampai ia menemukanku yang sedang memandang ke arahnya. Aku melambaikan tangan ke arahnya dan ia membalas lambaian tanganku sambil tersenyum.

Tuesday, 16 December 2014

Meiru: Soaring in The Sky

“Meiru, I think it’s an eagle,”

Meiru, who was at the kitchen, walks out through back door and approaches her mother in the backyard. She stands beside her mother and follows her mother’s gaze. There are a sole creature flies in the sky. A bird, big enough to be seen in that distances.

“Yes, it is,” says Meiru.

Friday, 12 December 2014

Apa yang Teringat

Ada yang menarik pikiranku hari ini. Hari ini aku melihat kakak memainkan sebuah game PC bernama Anno 2070 yang dikeluarkan pada tahun 2011. Menurutnya, ia sudah lama tidak memainkan game ini. Penasaran, aku bertanya mengenai setting cerita game ini. Dan aku cukup terkejut karena beberapa tahun yang lalu saya sempat memulai sebuah cerita sci-fi dengan setting yang sangat mirip.

Berikut ini adalah setting game Anno 2070 yang saya dapat dari Wikipedia:

"The scenario is set in the year 2070. Global warming has melted the Arctic ice cap, which has raised the global sea level so that the coasts were flooded. As a result, many old cities have vanished under the ocean, and much of what was once highland has been turned into chains of new islands."

Kupikir,

Monday, 8 December 2014

Waltz in Dream #part 6

“Tak biasanya,” ucap Jade saat kami melangkah memasuki aula.

“Apanya?” tanyaku tak mengerti, meskipun sedikit banyak aku dapat menebak arah pembicaraannya.

“Kau selalu menolak saat kuajak latihan. Tapi kali ini, tak kuajak pun, kau menemaniku hingga aula,” ucap Jade.