Saturday, 31 May 2014

Life Circle #part 7

Eliza mengetukkan jari telunjuknya ke lengan sofa dalam jeda yang beragam, terkadang cepat terkadang melambat. Menunggu tanpa kepastian atau kabar bukanlah hal yang menyenangkan bagi kebanyakan orang, termasuk dirinya. Ia mencemaskan keadaan sahabatnya yang sedari tadi menghilang, namun ia berusaha bersikap tenang agar dapat berpikir dengan jernih. Eliza lalu mengalihkan perhatiannya pada Cecil yang sedang mengamati  beberapa lukisan yang tergantung di dinding.

Beberapa saat yang lalu, seperti Eliza, Cecil duduk dengan cemas menunggu teman-temannya. Karena tidak tahan dengan suasana muram, ia pun mengalihkan perhatiannya pada lukisan-lukisan yang tergantung di dinding ruangan. Ada sebuah lukisan yang menarik perhatiannya. Lama ia memandangi lukisan itu.

“Hei, Eliza!”

Tuesday, 27 May 2014

Waltz in Dream #prologue

Musim Semi 1953

Kuletakkan tas sekolah di atas meja belajar di kamarku. Aku merogoh saku dan mengeluarkan sebuah jam saku berwarna perak. Kubuka jam saku itu, jarum jamnya masih bergerak. Kucium jam saku perak itu dengan penuh rasa sayang dan kerinduan. Berharap perasaan ini sampai pada orang yang memberikan jam saku itu padaku.

Krekk! Pintu kamar terbuka. Jade teman sekamarku masuk. Ia melempar tas sekolah miliknya ke atas kasur dan menarik tanganku.

“Ayo! Mereka bilang Nathan kembali!” ucap Jade bersemangat.

“Nathan?” aku bingung dengan apa yang ia ucapkan.

Wednesday, 21 May 2014

...dung

Semalam saya dapat pesan dari kakak yang baru saja kembali ke kosannya di Depok. Detil percakapan sedikit saya ubah :D


Kakak : Titip belikan pulsa internet dong. Nanti pas pulang mas ganti. Disini gak bisa ngisi wkwkwk
Saya   : Besok sekalian aku keluar ya...
Kakak : Pas ngisi kamu tungguin ya...
Saya   : Kenapa? Suka gak masuk?
Kakak : Iya, kali-kali gak masuk. Tadi pas mau ngisi dekat kosan dibilang di luar jangkauan area.
Saya   : o.o
Kakak : Kata masnya, ini nomor mana kok gak masuk? Kubilang nomor Bandung.
Saya   : wkwkwk. Jangan-jangan itu nomor badung (nakal). Pas mau diisi malah lari-lari keluar area.
Kakak : hahaha

I don't know if other people will find it funny or not. 
I'm just having fun throwing some random joke like this :D

Friday, 16 May 2014

Life Circle #part 6

Anne
Suamiku pulang menjelang sore. Setelah semalam ia tidak pulang aku merasa sedikit segar karena bebas dari rasa tegang ketika berhadapan dengan suamiku. Aku menyambutnya seperti biasa, namun ia tak mengucapkan sepatah kata pun, sepertinya ada yang sedang ia pikirkan. Setelah itu suamiku masuk ke ruang kerjanya dan mengurung diri disana. Ia tidak mengizinkan siapapun masuk kecuali kepala rumah tangga kami dan pelayan yang membawakan teh untuknya.

Tak lama kemudian kepala rumah tangga memberitahu bahwa suamiku memanggilku, Scott dan James ke ruang kerjanya. Ketika kami masuk ke dalam ruang kerja, kami melihat ruangan itu habis terkena amukan amarahnya. Berkas-berkas berserakan di sekitar meja kerjanya, teh yang disuguhkan padanya menggenangi lantai beserta pecahan cangkir dan poci teh. Ia terlihat murka, matanya memicing tajam dan wajahnya memerah, tapi ia belum mengatakan apapun. Rasa takut menjalariku.

Saturday, 10 May 2014

Life Circle #part 5

Frank menuruni tangga menuju lantai bawah tanah satu persatu. Sementara Pak Morrison dan Linda mengikuti dari belakang. Saat mencapai dasar tangga, mereka memandang berkeliling dengan pencahayaan lentera yang terbatas.

“Shirley! Arthur!” panggil Linda.

Tak ada jawaban. Linda kembali memanggil keduanya, namun tetap tak ada jawaban.