Frank
menuruni tangga menuju lantai bawah tanah satu persatu. Sementara Pak Morrison
dan Linda mengikuti dari belakang. Saat mencapai dasar tangga, mereka memandang
berkeliling dengan pencahayaan lentera yang terbatas.
“Shirley!
Arthur!” panggil Linda.
Tak
ada jawaban. Linda kembali memanggil keduanya, namun tetap tak ada jawaban.
“Pak Morrison, dimana letak generator listrik yang bapak maksud?” tanya Frank.
“Pak Morrison, dimana letak generator listrik yang bapak maksud?” tanya Frank.
Pak
Morrison menunjuk ke arah kanan, “di ujung sana”
Bersama-sama
mereka menuju ke arah yang ditunjukkan pak Morrison. Setelah beberapa langkah
mereka menemukan barang-barang tercecer di lantai. Frank mengangkat lentera
lebih tinggi, berharap itu dapat membantu pencahayaan menjadi lebih baik.
Beberapa langkah kemudian mereka menemukan sebuah kardus dengan isi yang
tercecer, tampak seperti terjatuh dari rak yang menempel ke dinding. Dua
langkah kemudian mereka menemukan dua pasang kaki. Badan pemilik kedua pasang
kaki tersebut tak terlihat karena tertimbun tumpukan kardus dan isinya.
“Shirley?
Arthur?”
Frank
menyerahkan lentera kepada pak Morrison lalu membantu Linda yang telah terlebih
dahulu berusaha menyibak tumpukan kardus dan barang tersebut. Dari bawah
tumpukan kardus dan barang yang telah disingkap, terlihatlah kedua orang yang
mereka cari dalam keadaan tak sadarkan diri.
“Shirley!
Shirley!” Linda memanggil-manggil Shirley yang tak sadarkan diri.
“Akan
kunyalakan generatornya” pak Morrison bergerak mendekati generator listrik yang
hanya beberapa langkah dari sana.
Cahaya
redup sejenak karena satu-satunya lentera yang ada kini dibawa pak Morrison. Namun
tak lama berselang, listrik mulai mengalir dan lampu ruang bawah tanah
dinyalakan. Frank yang cukup mengerti mengenai pertolongan pertama segera
memeriksa denyut nadi serta kepala Shirley dan Arthur dengan seksama. Saat memeriksa
kepala keduanya, ia merasakan adanya benjolan di kepala mereka. Frank sedikit
lega karena tak menemukan adanya luka di kepala.
No comments:
Post a Comment