Aku
kembali menyelinap dari pelajaran dansa dan pergi ke danau kecil yang
kukunjungi kemarin. Ketika aku sampai di danau itu pemuda yang kutemui kemarin
sudah berada disana.
“Apa
kau sudah lama disini?” tanyaku.
“Tidak.
Aku baru saja sampai. Mungkin sekitar 5 menit yang lalu," pemuda itu mendesah sambil mengedarkan pandangan ke arah danau. "Pemandangan disini
sungguh indah. Kau akan selalu mengaguminya,”
Namun
hal yang paling membuatku heran adalah, aku bisa merasa dekat dengannya secepat
ini. Aku bukanlah orang yang mudah dekat dengan orang lain dan aku selalu
merasa canggung ketika baru berkenalan dengan orang lain. Aku sempat
bertanya-tanya, sihir apa yang ia gunakan sehingga aku tidak merasa canggung
padanya. Tapi segera kusingkirkan pikiran konyol itu.
Kurasa
pembawaannya yang tenang, tutur katanya yang sopan dan lembut membuatku cepat
merasa nyaman. Selain itu senyum jahil dan kekanakan yang terkadang
diperlihatkannya membuatku penasaran. Sambil mengerjakan tugas, kutulis catatan
kecil untuk mengingatkanku menanyakan namanya. Catatan kecil itu lalu
kumasukkan ke dalam saku mantel.
No comments:
Post a Comment